Pages

Tuesday, 21 June 2016

BUKU EDUKASI BISNIS : GARA GARA FACEBOOK

PELAJARI STEP BY STEP RAHASIA BAGAIMANA SAYA DEWA EKA PRAYOGA MENGHASILKAN PROFIT RATUSAN JUTA RUPIAH SETIAP BULAN GARA-GARA FACEBOOK DAN TANPA IKLAN 1 RUPIAH PUN?


SPESIFIKASI
Cover: Hard Cover
Ukuran: 21 x 15 cm
Estimasi Berat: 384 gram
Estimasi Halaman: 200 - 250 Halaman

MENGAPA BUKU GARA-GARA FACEBOOK DITULIS?

Mungkin Anda pernah atau sedang mengalami hal-hal ini:
• Merasa produk Anda luar biasa, tapi kok tidak laku di pasaran...
• Produk Anda sudah dibuat sekeren mungkin, tapi tetap sepi pembeli...
• Anda telah menghabiskan dana promosi puluhan juta rupiah untuk iklan di FB, tapi hasilnya tak sebanding...
• Berbagai teknik penjualan di FB sudah Anda gunakan, tapi tidak menunjukkan hasil yang signifikan...
• Anda sudah bosan dengan teknik FB Marketing yang sudah basi & kuno...
• Atau... Anda ingin tahu Rahasia Bagaimana Jualan Makin Laris Lagi di Facebook?

Atau mungkin Anda pernah:
• Beli buku tentang FB Marketing, tapi kok yang diajarkan hanya teknik spamming...
• Baca ebook tentang FB Marketing, tapi kok caranya udah itu-itu aja...
• Ikut course online FB Marketing, tapi kok ilmunya susah dipahami...
• Hadir di workshop FB Marketing, tapi kok biaya yang dikeluarkan gak sebanding dengan hasil yang didapat
... dan pengalaman buruk lainnya
Jika Anda pernah atau sedang mengalami hal tersebut di atas, berarti Anda pas banget baca buku ini!

Alhasil, buku ini sangat membantu Anda...
• Pengusaha untuk meningkatkan omset bisnisnya lebih banyak lagi
 Pebisnis Online untuk meningkatkan profit bisnisnya lebih banyak lagi
• Internet Marketer untuk mendapatkan jumlah pembeli lebih banyak lagi
• Affiliate Marketer untuk mendapatkan komisi lebih banyak lagi
• Newtork Marketer untuk merekrut downline lebih banyak lagi
• Reseller untuk memasarkan dan menjual prouk lebih laris lagi
....dan masih banyak lagi
KENAPA BUKU INI LAYAK UNTUK ANDA BACA?

• Ditulis oleh praktisi penjualan selama 8 tahun
• Berisi tentang mindset, strategi, dan teknik yang sudah terbukti menghasilkan
• Disertai dengan berbagai contoh dan exercise agar lebih mudah dipraktikkan
• Dilengkapi dengan berbagai gambar ilustrasi menarik yang tidak akan membosankan
• Bahasa mudah dimengerti oleh berbagai kalangan

MAAF... BUKU INI BUKAN UNTUK ANDA!

Jika Anda penganut konsep "kaya cepat", maka sebaiknya jangan beli buku ini. Karena mempraktikkan isi buku ini butuh waktu yang cukup lama, tidak secepat yang orang lain pikirkan... Dan jika Anda bukan tipe orang "pembelajar", maka sebaiknya jangan buku ini. Karena buku ini akan memberikan banyak pelajaran berharga dalam berjualan di dunia online khususnya sosial media seperti Facebook!

BONUS ISTIMEWA!

Sebagai bonus tambahan karena Anda telah beli buku ini semasa Pre-Order, maka Saya akan berikan Anda BONUS ISTIMEWA berupa...
1. Akses Join Grup FB Khusus "The Secret of Facebook Marketing".
2. FREE Webinar Exclusive "Gara-Gara Facebook".
3. Rekaman Webinar "The Power Of Story Telling".
4. Case Study "Facebook Copywriting".
Jadi, sambil Anda nunggu bukunya datang, Anda bisa belajar banyak melalui grup, webinar, video, dan case study khusus. TOP!

TAHUKAH ANDA?
100% ROYALTI DISEDEKAHKAN!

Setelah Anda putuskan beli buku ini, artinya Anda turut serta dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karena 100% royalti buku ini akan disederkahkan...

"SEMAKIN BANYAK YANG MEMBELI BUKU INI, INSYAALLAH
SEMAKIN BANYAK KEBAIKAN YANG BISA TERSALURKAN..."

Saya berharap, semoga hadirnya buku ini bisa banyak membantu Anda agar bisnisnya semakin laris dan penghasilan makin meningkat secara signifikan...
.... Aaamiiin ....


Wednesday, 30 March 2016

MEDIA TANAM SPHAGNUM MOSS

MEDIA TANAM SPHAGNUM MOSS CHILE IMPORT PREMIUM QUALITY

Sphagnum Moss Chile merupakan salah satu jenis Sphagnum Moss dengan QUALITAS TERBAIK di DUNIA hingga banyak menjadi pilihan para pehobbies Tanaman untuk dijadikan alternatif Media tanam. Adapun Sphagnum Moss Chile dengan Grade PREMIUM merupakan sphagnum yg sudah melalui proses penyortiran hingga Terjamin Kualitasnya (lebih Steril dari hama & kuman Penyakit).

Fungsi & Kegunaan Sphagnum Moss sebagai :
-Media Tanam untuk Tanaman Anggrek , Media Tanaman Karnivora (Nepenthes , Dionaea / Venus FlyTrap , Heliampora, Drosera, dsb ),  dan berbagai tanaman lainnya
-Media untuk menyemai pembibitan / benih yang memerlukan media yang banyak mengikat air dan berkelembaban tinggi. 
-Sphagnum Mos juga dpt digunakan sebagai Media Untuk Mencangkok Batang Tanaman
-Dapat juga digunakan untuk layer terrarium , Kandang Reptile / Binatang Peliharaan (Menjaga Kelembapan) dan lain sebagainya
Keunggulan Media Tanam Sphagnum Moss
1) dapat menyerap air dan mempertahankan air dengan baik, 
2) menjaga kelembapan media dan lingkungan sekitar , 
3) dapat menyerap dan menyimpan pupuk, 

Cara Penggunaan : Sebelum digunakan sebagai media tanam Sphagnum Moss Kering harus direndam terlebih dahulu dengan air selama -/+ 10-12Jam agar Moss mengembang dan kemudian ditiriskan. 

Media Tanam Sphagnum Moss PREMIUM ini bisa dibeli dan didapatkan di TOKOPEDIA ATAU BUKALAPAK 

Tuesday, 30 October 2012

Trading Forex Bersama FXDD Broker

Bagi kawan-kawan trader yang sudah lama Trading forex tentunya sudah tidak asing dengan broker FXDD ini. Broker ini merupakan salah satu broker besar regulated  Internasional dengan plaform MT4 5 Digit. FXDD yang merupakan perusahaan broker yang kredibel, legal, serta teregulasi oleh NFA , CFTC , dan MFSA Category 3.
Saya sendiri sudah  dalam 1 tahun terakhir ini trading melalui broker ini dengan dana yang cukup besar. Untuk perwakilan dari FXDD di Indonesia adalah Gainscope 



 Keuntungan Trading di FXDD

  • Tanpa komisi trading dan tanpa mark-up
  • Spread rendah dengan 5 digit harga untuk presisi
  • Tersedia Forex Account Micro, Mini dan Regular
  • Tersedia fasilitas account tanpa bunga menginap
  • Eksekusi order yang cepat dan tanpa manipulasi
  • Tanpa biaya extra margin untuk posisi hedging
  • Pilihan leverage mulai 1:100 hingga 1:400
  • Perlindungan balance negatif dengan margin level
  • Fasilitas multi account dan multi user login
  • Multi OS (Windows, iPhone/iPod/iPad dan Android)
  • Tersedia pula Multi Terminal untuk Fund Manager
  • Gratis informasi berita Forex realtime dan analisanya
  • Tersedia instrumen untuk Trading Gold dan Silver
  • Tanpa pihak ke 3 untuk menghindari pencurian uang
  • Teregulasi dengan jaminan perlindungan dana
bagi kawan-kawan trader yang ingin bergabung trading di FXDD dan mendapatkan keuntungan cashback rebate bisa daftar melalui LIVE ACCOUNT REGISTRATION di bawah ini :


Tuesday, 16 October 2012

Buy, Sell, Spread dan Cara Membaca Quotes pada Forex



Dunia forex tidak lepas dari Buy dan Sell (Beli dan Jual). Setiap trader memiliki kebebasan untuk melakukan salah satu aksi diatas yang menurutnya benar untuk memperoleh profit. Buy dapat juga dipadankan dengan Bid atau Long dan Sell dipadankan dengan Offer atau Short. Jadi jika Anda membaca sebuah artikel mengenai forex dan disana disebutkan istilah Bid atau Long, tidak perlu bingung karena kedua istilah tersebut sama artinya dengan Buy atau Beli.

Membaca quotes sangatlah mudah. Namun jika kita belum mengerti bisa membingungkan juga. Quotes pada transaksi forex biasa ditulis bersamaan dengan pairs nya dan selalu berubah-ubah mengikuti pasar dari waktu ke waktu (running/ real time).

Cara membacanya cukup sederhana bila kita mengingat dua hal ini:
  1. Mata uang yang pertama disebutkan adalah mata uang base-nya (base curency) 
  2. Base currency nilainya selalu 1. 
Sebagai contoh: USD/CHF 1.4623 berarti 1 Dollar AS nilainya adalah 1.4623 Swiss Franc. Apabila Dolar pada waktu berikutnya nilai USD/CHF 1.4630 itu berarti Dollar AS menguat 7 point karena bisa membeli lebih banyak Swiss Franc.

Setiap pairs ada dua harga yang ditampilkan yaitu harga beli (bid) dan harga jual (offer). Selisih diantara keduanya disebut spread.  Jadi, bila kita memakai contoh diatas, USD/CHF 1.4623/28 itu artinya harga jual Dollar AS adalah 1.4623 Swiss Franc dan harga belinya 1.4628. Spread disini nilainya 5 (..28 -..23 = 5).

Spread ditentukan oleh pialang dan nilainya berbeda-beda antara pialang satu dengan yang lain. Makin kecil spread makin baik bagi investor. Pada pialang yang kami referensikan memiliki spread yang kompetitif, seperti pada MB Trading (spread sesuai market) dan Gain Capital (spread fix). 

Contoh EUR/USD  :     High (harga tertinggi) = 1,4518
                                    Low (harga Terendah) = 1.4477
Spread = 82 :2 = 41  = untuk garis tengah

Beberapa Istilah Forex yang Perlu Anda Ketahui



  • ·         leverage” yaitu  rasio dr jumlah modal yg digunkan dalam transaksi untuk uang jaminan yang adiperlukan (margin). Ini kurang lebih sama artinya dengan “jaminan” pada saham. Sederhananya adalah apabila kita menanamkan modal Rp.5 Juta maka apabila satuan leverage yang dikenakan adalah 1:100 itu berarti kita diberikan hak oleh pialang untuk membelikan 100 x lebih besar dari dana yang kita miliki. Berarti dengan uang sebesar Rp.5 Juta, kita diberikan dana untuk membeli mata uang asing sebesar Rp.500 Juta rupiah. Nah ini yang dinamakan margin jaminan atau leverage. Setiap pialang memiliki leveragenya sendiri-sendiri. Dalam hal ini, leverage besar berarti kemungkinan untung/rugi menjadi lebih besar. Demikian juga sebaliknya, leverage yang kecil maka besarnya kerugian yang mungkin terjadi menjadi lebih kecil dengan konsekuensi keuntungan juga menjadi lebih kecil nilainya. leverage yang kecil karena , resiko kerugian lebih kecil. Apabila meyakini suatu transaksi akan menguintungkan, maka lebih baik  membesarkan jumlah lot yang akan ditransaksikan.

  • ·         contract size”. Ini merupakan besarnya faktor pengali dalam perhitungan profit dan loss. Nilainya sudah fix dan ditetapkan oleh pemerintah yaitu 10.000 (sepuluh ribu).

  • ·         “lot” adalah satuan standar untuk deal/kontrak yag terjadi,  setiap deal ditetapkan dlm lot, tiap dealer /pialang mmempunyai  nilai berbeda,  Jadi apabila saya bertransaksi, misalnya membeli (buy) USD terhadap CHF maka nilai satuannya dalam lot. Lagi-lagi tiap pialang memiliki aturannya sendiri dalam menetapkan lot, bergantung pada pip dan levererage mereka. Pada AsiaFXOnline, satu lot transaksi nilainya adalah Rp.1 Juta.

  • ·         “spead” adalah Selisih pip untuk open position pada harga "buy" dan harga "sell". Semakin kecil Spread, akan semakin menguntungkan Investor dikarenakan untuk mencapai titik impas (BEP) tidak memerlukan pergerakan harga yang besar.

  • ·         “Base curency” Dalam pengertian umum, hal ini menjelaskan sebuah mata uang yang dimiliki seorang investor dalam neracanya. Dalam pasar valas, Dollar AS normalnya dinamakan sebagai base currency untuk diperdagangkan terhadap berbagai mata uang lainnya. Dihitung setiap satu dollar AS per mata uang counterparties. Pengecualian sistem base currency ini adalah terhadap Euro, Pound Sterling, Australian dollar dan berbagai mata uang yang diletakan dimuka dollar AS pada kuotasinya, menandakan mata uang tersebut menjadi direct currency.


Saturday, 27 November 2010

OTAK-OTAK IKAN

OTAK-OTAK IKAN

BAHAN-BAHAN

600 gram Ikan tengiri, bersihkan, fillet, kemudian cincang halus
500 gram Cumi, rajang kasar

BUMBU YANG DIHALUSKAN

75 gram Bawang merah
75 gram Bawang Putih
100 gram Bawang Bombay
1 batang Sereh
50 gram Kunyit
75 gram Jahe
1 sdt Lada
2 sdt Garam
5 lembar Daun Jeruk
100 gram Santan

8 lembar Daun pisang utuh, bagi empat setiap lembarnya

CARA MEMBUAT

1. Haluskan bumbu-bumbu, kemudian tumis hingga harum
2. campurkan santan, masak sebentar hingga bumbu tercampur, matikan api, kemudian angkat
3. setelahmatang, campurkan bumbu yang telah ditumis pada campuran daging ikan dan cumi
4. aduk rata bumbu dengan campuran daging ikan dan cumi
5. siapkan daun pisang, porsikan adonan
6. kukus otak-otak ikan selama lebih kurang 15 - 25 menit, tergantung dgn panasnya oven atau steamer yang dipergunakan
7. Hidangkan

Orange TH30 Amp Head Review

For England’s Orange Amplification, lower-wattage amps have become a major pedestal of their recent success and resurgence. While the company founded its reputation in the late ’60s and early to mid ’70s with bold, brash-looking high-wattage monsters and big cabinets that spruced up the stage for everyone from Fleetwood Mac to Led Zeppelin, Black Sabbath, and James Brown, the company’s recent renaissance has been driven by the success of the AD30, Rocker 30, and especially the wildly popular Tiny Terror. The company’s recent release of the new EL84-driven TH30 head (also available as a combo) shows that they’re eager to build on success in this moderate-power category, and the TH30 turns out to be one the company’s most versatile and usable amps to date.

Peeling Away the Layers
The simple control layouts of Orange amplifiers have always been a design strength. In the case of the TH30, that philosophy remains very much intact. Each of the amp’s two channels—which you can select using a front-panel toggle—is controlled by just three knobs, which means you can dial in both clean and dirty sounds with very little fuss. The Clean channel features a Volume knob and Bass and Treble EQ controls, while the Dirty channel features Gain, Volume, and Shape knobs.

The amp’s overall wattage can be cut from the maximum of 30 watts to 15 watts, using the 3-way standby switch on the front panel. And if you’re in the mood for some low-wattage, greasy-amp goodness, another rear-panel switch lets you knock the wattage down to a tiny seven watts by bypassing two of the four power tubes. Rounding out the modern options are a series effects loop and a jack for an optional channel footswitch.

Thunder and Lightning, Very Frightening!
Even though TH30 can summon classic Orange voices with ease, it has a personality—or rather personalities—all its own. And I set about exploring them with by routing the head through Orange PPC 4x12 and PPC 4x10 cabinets and plugging in a 1978 Gibson Les Paul Custom with Tom Anderson pickups. Using different combinations of tone settings and the full- and half-power options, I was able to achieve some really unique, usable tones in each channel.

The TH30’s Dirty channel is classic Orange, through and through. There’s no shortage of gain on tap, and the amp retains the quintessentially Orange characteristic of a bright top end with a rounded, expansive low-end foundation. The TH30 also barks with a grinding midrange that cuts well, even when the shape control is dialed to a more scooped setting. And it adds a lot of range to the amp’s voice. I can’t think of too many amps with an EL84 power section that kick out vintage and modern stoner metal tones with equal aplomb, but the TH30 is certainly one of them.

Cutting two of the amp’s power tubes via the rear switch cut the headroom considerably, shifting the amp’s gears into a Billy Gibbons-inspired overdrive that sliced and wailed with authority. For most of these tests, I was using the PPC 4x12 cabinet, which had more of a scooped midrange. But I got very cool results by splitting the signal into both the 4x12 the PPC 4x10—combining the 10" speakers’ tight, snappy character with the looser, brawnier response of the four 12" speakers. And this best-of- both-worlds scenario resulted in one of the best Orange overdrive tones I’ve ever heard.

While I had a blast with the Dirty channel tones, I unearthed the TH30’s real tone gems in the Clean channel. I was floored by how close it was in performance and tone to some of the best nonmaster-volume amps I’ve come across. The punch and clarity reminded me of a healthy, early-’70s Marshall Super Lead, but melded with Orange’s bright top end and elastic low end. And, just like some of the best vintage nonmaster-volume amps, the response and touch sensitivity improved the more I turned up the volume.


Plugging in a Bill Nash S-63 Strat-style guitar helped me access the Clean channel’s sweetest spots. Every playing nuance, right down to slight pick scrapes against the low-E-string wraps, was highlighted in full harmonic color. The PPC 4x10 cab excited the S-63’s naturally bouncy tone. And when I plugged in both cabs and stood in front of the stack, the TH30/S-63 combination provided the perfect mixture of tonal heft and balance. Sonically, it totally lived up to how intimidating it looked.

Balancing Act
Though the varied personalities of the TH30’s two channels opened up a world of switching possibilities, balancing the volume between the two and accessing their respective sweet spots took some work. If I had the Clean channel’s Volume at 10 o’clock, the Dirty channel’s Volume had to be at around 2 o’clock for it to have any perceivable punch over the clean tone. At that point, I had to drop the preamp gain considerably to retain the definition of the overdrive tone, and then I had to use the Shape control to dial in the right amount of bite. With time, however, I was able to achieve a good balance for band work, but occasionally at the expense of some of the dirty channel’s better, more aggressive tones.

The Verdict
Orange’s TH30 is a fine addition to their product line. With its simple layout and feature set and its flexible voicing, it packs the potential to deliver that classic fat and bright Orange tone, but it also stays punchy and refined without having to be blisteringly loud. And that simplicity makes this perhaps the perfect place to start for a neophyte looking for the classic, brawny Orange sound. It’s easy to see how the TH30 could win over the hearts and ears of players otherwise sold on classic, clean nonmaster-volume circuits and high-gain aficionados seeking a little more flexibility.
www.premierguitar.com